Sebaiknya sebelum mengerjakan sesuatu pekerjaan harus ada pemanasan agar tubuh kita siap menerimanya dan hasilnya akan menjadi lebih baik. Untuk itu sehubungan dengan hal ngajar-mengajar seorang guru sebaiknya sebelum memulai suatu pelajaran tidak langsung memberi pelajaran dan murid sebaiknya sudah sarapan dirumah.
Sekolah dengan semester II akan dimulai. Itu artinya kita harus
mulai untuk rajin belajar lagi agar kita dapat naik kelas dengan nilai yang memuaskan. Nah, agar kalian dapat menjadi seorang murid yang sukses
melewati semester II ini, tips-tips dibawah ini mudah-mudahan dapat
membantu :
1. Usahakan untuk masuk sekolah setiap hari.
Kadang kita merasa malas untuk bangun pagi, apalagi kalau di hari
Senin. Aduh, rasanya masih mengantuk sekali. Akhirnya kita berpikir
untuk mencari alasan agar tidak masuk sekolah. Untuk mengejar
ketinggalan, kalian meminjam catatan dari temanmu.
Eit, tunggu dulu, dengan meminjam catatan dari teman bukan berarti
kalian dapat mengerti apa yang diajarkan oleh bapak dan ibu guru di
sekolah lho. Pada saat temanmu menulis catatan tersebut, dia menuliskan
apa yang dianggap perlu olehnya. Nah, bagaimana kalau ternyata ada hal
penting lain yang tidak tercatat olehnya? Wah, bisa-bisa saat
ditanyakan di ulangan, kita tidak dapat menjawabnya.
2. Mulailah masuk ke kelas dengan perasaan terbuka.
Kalian pasti bertanya-tanya, apa sih maksud dari kalimat diatas? Kita
sering merasakan kita menyukai kelas yang satu sedangkan ada juga kelas
yang tidak kita sukai. Entah itu karenanya gurunya galak, tidak dapat
menerangkan dengan baik atau bahan yang diajarkan tidak menarik. Karena
alasan itulah akhirnya kita sering ogah-ogahan untuk mengikuti kelas
tersebut dengan baik. Wah, kalau kita merasa begini terus, bisa-bisa
kita tidak dapat nilai bagus di buku rapor. Agar, nilai di rapor tetap
memuaskan cobalah untuk tidak langsung men-cap kelas tersebut tidak
menyenangkan. Dengarkan apa yang diajarkan oleh guru tersebut, lalu
resapi pelajaran yang diajarkan hingga kalian mengerti. Kalau ada yang
kurang jelas, cobalah untuk bertanya kepada guru tersebut. Ingat, bahwa
semua guru menginginkan agar muridnya pintar dan beliau tidak akan
lelah untuk mengajari hingga kalian mengerti. Dengan begitu, selain
kamu mengerti pelajaran yang diajarkan, kalian juga menciptakan
hubungan yang baik dengan guru kalian.
3. Selalu siap sebelum masuk kelas.
Untuk memastikan bahwa pelajaran yang diajarkan dimengerti oleh para
muridnya, guru sering memberikan latihan untuk di rumah atau yang kita
sebut dengan pekerjaan rumah (PR). Biasakan untuk menyelesaikan dan
mengumpulkan PR tersebut di saat yang ditentukan. Apabila kalian
kesulitan menyelesaikan tugas tersebut, kalian dapat meminta bantuan
dari ayah, ibu, kakak, teman sekelas atau bahkan dari guru mata
pelajaran tersebut. Begitu juga dengan tugas-tugas lain seperti prakarya
atau kerajinan tangan. Cobalah untuk mengumpulkan tepat pada waktunya.
Dengan demikian, nilai yang kalian dapatkan utuh dan tidak dipotong
karena terlambat mengumpulkan.
4. Ikuti bimbingan belajar.
Kalian atau bahkan teman kalian pasti ada yang pernah ikut bimbingan
belajar bukan? Bimbingan belajar dapat membantu kalian untuk lebih
memperdalam pelajaran yang diajarkan di sekolah. Banyak
bimbingan-bimbingan belajar yang dapat kalian ikuti. Pastikan sebelum
mendaftar, bimbingan belajar yang kalian pilih merupakan bimbingan
belajar yang baik. Coba tanyakan dengan teman kalian, bimbingan belajar
apa yang diikutinya dan apakah itu membantunya untuk mengerti
pelajaran di sekolah.
Nah, mulailah untuk rajin belajar dari sekarang dan selamat mencoba tips-tips diatas!
Waktu masih sekolah SD kita pernah bahasa Indonesia salasatunya tentang pepatah, pernahkan Anda mendengar pepatah yang mengatakan “Hanya keledai yang jatuh ke lubang yang sama dua kali.”
Pepatah ini adalah suatu ungkapan kebodohan seseorang yang tidak mau
mengambil hikmah dari kesalahan yang sama. Padahal, Nabi Muhammad saw.
melarang kita berperilaku seperti keledai dari hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Dari Nabi saw., beliau bersabda: Seorang mukmin tidak boleh dua kali jatuh dalam lubang yang sama. (Shahih Muslim No.5317). Bagaimana dalam kenyataannya? Ternyata banyak yang lebih parah, yaitu orang yang jatuh berkali-kali pada lubang yang sama, lebih dari dua kali. Disisi lain, banyak orang yang merasa tidak pernah jatuh dan dia merasa pintar. Padahal dia tidak jatuh sebab dia berada di lubang sehingga tidak mungkin jatuh lagi, kecuali ada lubang di dalam lubang.
Kasus yang pertama bisa terjadi dengan tiga kemungkinan
- Dia tidak pernah belajar dari kesalahan sebelumnya. Orang seperti tipe orang yang tidak mau menggunakan akal dan tidak mau belajar. Dia akan lebih fokus menyalah orang lain atau keadaan ketimbang mencari akar pemasalahan yang selalu ada pada dirinya.
- Dia tidak tahu kesalahan yang di lakukan. Biasanya jika penyebab kesalahan tidak nampak, ini sering terjadi jika penyakitnya ada di mindsetnya. Dia mungkin melakukan perbaikian, tetapi tidak pada mindsetnya, maka perbaikannya akan sia-sia saja.
- Dia tahu kesalahannya tetapi tidak melakukan perubahan. Ada orang seperti ini, kadang saya bingung menjelaskannya. “Koq ada sich orang kaya gini?” Mungkin, karena malas saja. Penyebab lainnya ialah kesalah pahaman terhadap takdir, dia katakan kalau dia hidup seperti itu sudah takdir. Tidak ada yang bisa diubah.
Untuk menghindari supaya kita tidak menjadi seperti keledai atau lebih parah maka kita perlu terus meningkatkan diri. Mulai meningkatkan wawasan, keterampilan, dan yang paling penting ialah pola pikir kita. Jangan pernah merasa sudah cukup, sebab itu sebuah kerugian. Jadikan, hari ini lebih baik dari hari kemarin.
